Berita terkini Indonesia

Harga BBM 8 Juni 2026: Pertamax Turbo Naik, Dexlite Justru Turun

image 1 info menarik dari indonesia

Sorotan:

  • Pertamax Turbo (RON 98) naik menjadi Rp20.750/liter di Jakarta dan Jawa
  • Dexlite (CN 51) turun signifikan Rp3.000 menjadi Rp23.000/liter
  • BBM subsidi — Pertalite dan Biosolar — tidak mengalami perubahan

Jakarta — PT Pertamina Patra Niaga menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai 1 Juni 2026 pukul 00.01 WIB, dan harga tersebut masih berlaku hingga 8 Juni 2026. Pertamax Turbo naik menjadi Rp20.750 per liter dari sebelumnya Rp19.900, sementara Dexlite justru turun Rp3.000 menjadi Rp23.000 per liter di wilayah DKI Jakarta dan Jawa.

🔖 Simpan artikel ini untuk mendapatkan perkembangan harga BBM terbaru.


Mengapa Pertamax Turbo Naik tapi Dexlite Malah Turun?

Harga BBM 8 Juni 2026: Pertamax Turbo Naik, Dexlite Justru Turun

Dua produk BBM bergerak ke arah berlawanan — ini bukan kekeliruan. Pertamina menyesuaikan harga secara berkala mengikuti dua faktor utama: dinamika harga energi global dan formula harga sesuai regulasi pemerintah.

Pertamax Turbo adalah bensin beroktan tinggi (RON 98) yang harganya mengikuti pergerakan minyak mentah jenis premium di pasar internasional. Sepanjang akhir Mei 2026, harga minyak mentah global mengalami tekanan kenaikan — kondisi ini mendorong penyesuaian ke atas untuk produk bensin beroktan tinggi.

Sebaliknya, Dexlite dan Pertamina Dex adalah produk diesel nonsubsidi. Harga minyak diesel dunia justru mengalami koreksi turun pada periode yang sama, sehingga Pertamina dapat meneruskan penurunan harga ini ke konsumen.

“Penyesuaian harga BBM dilakukan secara berkala dengan mempertimbangkan dinamika harga energi global dan formula harga sesuai ketentuan pemerintah. Kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan energi berkualitas dengan harga yang kompetitif bagi masyarakat.” — Roberth MV Dumatubun, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga (1 Juni 2026, Bisnis.com)


Daftar Harga BBM Pertamina 8 Juni 2026 per Wilayah

Harga BBM 8 Juni 2026: Pertamax Turbo Naik, Dexlite Justru Turun

Jakarta, Jawa, dan Bali

Jenis BBMHarga LamaHarga BaruPerubahan
Pertamax Turbo (RON 98)Rp19.900Rp20.750▲ +Rp850
Dexlite (CN 51)Rp26.000Rp23.000▼ −Rp3.000
Pertamina Dex (CN 53)Rp27.900Rp24.800▼ −Rp3.100
Pertamax (RON 92)Rp12.300Rp12.300Tetap
Pertamax Green 95Rp12.900Rp12.900Tetap
Pertalite (RON 90)Rp10.000Rp10.000Tetap
Biosolar (Subsidi)Rp6.800Rp6.800Tetap

Sumber: Pertamina Patra Niaga, berlaku per 1 Juni 2026

Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara

Jenis BBMHarga Berlaku
Pertamax Turbo (RON 98)Rp21.650/liter
Dexlite (CN 51)Rp24.000/liter
Pertamax (RON 92)Rp12.300/liter
PertaliteRp10.000/liter

Aceh, Sumatra Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi

Jenis BBMHarga Berlaku
Pertamax Turbo (RON 98)Rp21.200/liter
Pertamax (RON 92)Rp12.300/liter
PertaliteRp10.000/liter

Dampak bagi Pengemudi dan Sektor Logistik

image 6 info menarik dari indonesia

Siapa yang paling merasakan perubahan ini?

Pengguna kendaraan premium berbahan bakar Pertamax Turbo — seperti mobil sport dan kendaraan bermesin turbo — harus menyiapkan anggaran lebih. Kenaikan Rp850 per liter mungkin terasa kecil, namun bagi pengemudi yang mengisi 50 liter sekaligus, artinya ada tambahan pengeluaran Rp42.500 per pengisian.

Di sisi sebaliknya, kabar baik datang untuk sektor logistik dan transportasi barang. Sebagian besar truk, bus antarkota, dan kapal niaga menggunakan bahan bakar diesel. Penurunan Dexlite hingga Rp3.000 per liter dan Pertamina Dex hingga Rp3.100 per liter berpotensi memangkas biaya operasional secara signifikan.

Pertamina menyebut penurunan harga diesel ini diharapkan memberi dampak positif terhadap stabilitas ekonomi nasional — mengingat sektor logistik menjadi tulang punggung distribusi barang dari Sabang sampai Merauke.

Pola kebijakan fiskal seperti ini konsisten dengan arah pemerintahan saat ini. Dalam berbagai kesempatan, kebijakan energi domestik kerap dikaitkan dengan posisi Indonesia di arena ekonomi global yang bebas aktif — termasuk dalam menyikapi fluktuasi harga komoditas energi dunia.

“Untuk sektor diesel, dengan harga yang lebih kompetitif, kami berharap dapat memberikan manfaat yang lebih luas terhadap stabilitas ekonomi nasional.” — Roberth MV Dumatubun, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga


Harga BBM Shell, Vivo, dan BP-AKR 8 Juni 2026

image 5 info menarik dari indonesia

Selain Pertamina, SPBU swasta juga menyesuaikan harga mengikuti mekanisme pasar. Perubahan harga berlaku di SPBU Shell, BP-AKR, dan Vivo per periode Juni 2026.

Untuk detail harga terbaru dari masing-masing operator SPBU swasta, masyarakat dapat mengecek langsung melalui aplikasi resmi atau situs web Shell Indonesia, BP-AKR, dan Vivo Energy Indonesia — karena harga antar wilayah bervariasi dan dapat berubah lebih dinamis dibandingkan Pertamina.

Pengawasan terhadap distribusi BBM di berbagai pelabuhan dan titik masuk barang juga terus diperketat. Ini sejalan dengan sidak yang pernah dilakukan Menkeu ke Bea Cukai Tanjung Perak sebagai bentuk pengawasan rantai distribusi nasional.


Apa Selanjutnya? Kapan Harga BBM Bisa Berubah Lagi?

Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi setiap bulan, biasanya efektif per tanggal 1. Artinya, perubahan berikutnya berpotensi terjadi pada 1 Juli 2026.

Faktor penentu utama adalah harga minyak mentah dunia (ICP/Indonesian Crude Price) dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Jika harga minyak global kembali naik dan rupiah melemah, ada kemungkinan Pertamax Turbo naik lebih lanjut. Sebaliknya, jika tren penurunan diesel berlanjut, Dexlite berpotensi turun kembali.

Masyarakat disarankan memantau pengumuman resmi melalui situs mypertamina.id atau aplikasi MyPertamina untuk mendapat informasi terbaru sebelum mengisi BBM.


FAQ — Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apakah Pertalite naik per 8 Juni 2026?

Tidak. Harga Pertalite tetap Rp10.000 per liter. Pertalite adalah BBM bersubsidi yang harganya ditentukan pemerintah, bukan mengikuti mekanisme pasar.

Kenapa Dexlite turun tapi Pertamax Turbo naik?

Keduanya mengikuti tren harga di pasar internasional yang berbeda. Diesel dunia sedang dalam tren turun, sementara bensin beroktan tinggi mengikuti harga minyak premium global yang bergerak naik.

Di mana cek harga BBM terbaru per wilayah?

Pantau langsung di situs resmi mypertamina.id atau aplikasi MyPertamina. Harga berbeda antar provinsi sesuai zona distribusi.

Apakah harga Biosolar berubah?

Tidak. Biosolar subsidi tetap di Rp6.800 per liter sesuai ketetapan pemerintah.


UPDATE 08 Juni 2026, 08.00 WIB: Harga yang berlaku per 7–8 Juni 2026 masih mengacu pada penyesuaian 1 Juni 2026. Belum ada pengumuman perubahan baru dari Pertamina Patra Niaga hingga berita ini diterbitkan.


MPR Guncang Publik, Juri dan MC LCC Empat Pilar Kalbar 2026 Dinonaktifkan Usai Jawaban Benar Disalahkan

image 7 info menarik dari indonesia

Sorotan Utama:

  • Dewan Juri dan MC LCC Empat Pilar Kalbar 2026 resmi dinonaktifkan oleh Setjen MPR RI pada Selasa, 12 Mei 2026.
  • Regu C SMAN 1 Pontianak disalahkan meski jawaban mereka identik dengan regu yang diberi nilai 10.
  • MPR RI meminta maaf secara terbuka dan berencana menggelar evaluasi menyeluruh terhadap sistem penilaian lomba.

PONTIANAKMPR Guncang Publik, Juri dan MC LCC Empat Pilar Kalbar 2026 Dinonaktifkan setelah video viral mengungkap ketidakadilan penilaian di babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Insiden terjadi pada Sabtu, 9 Mei 2026, di Pontianak, saat Regu C dari SMAN 1 Pontianak mendapat nilai minus lima untuk jawaban yang persis sama dengan regu lain yang justru diberi nilai penuh.

MPR Guncang Publik: Kronologi Lengkap Penilaian Janggal LCC Empat Pilar Kalbar 2026

MPR Guncang Publik, Juri dan MC LCC Empat Pilar Kalbar 2026 Dinonaktifkan Usai Jawaban Benar Disalahkan

Babak final LCC Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalbar mempertemukan tiga sekolah unggulan. Mereka adalah SMAN 1 Pontianak, SMAN 1 Sambas, dan SMAN 1 Sanggau.

Polemik meledak di sesi rebutan jawaban. Pertanyaannya: lembaga apa yang harus diperhatikan DPR saat memilih anggota BPK?

Regu C (SMAN 1 Pontianak) menjawab lebih dahulu: “Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden.”

Jawaban itu disalahkan. Nilai minus lima diberikan.

Giliran Regu B (SMAN 1 Sambas) menjawab dengan kalimat yang nyaris identik. Juri — Kepala Biro Pengkajian Setjen MPR RI, Dyastasita W.B. — langsung berkata: “Ya, inti jawabannya sudah benar. Nilai sepuluh.”

Regu C pun memprotes. Namun keberatan itu tak digubris. Juri menyatakan Regu C tidak menyebut Dewan Perwakilan Daerah (DPD) secara jelas — klaim yang dibantah langsung oleh rekaman video yang kemudian viral.

Mengapa Insiden LCC Empat Pilar Kalbar 2026 Ini Viral di Media Sosial?

MPR Guncang Publik, Juri dan MC LCC Empat Pilar Kalbar 2026 Dinonaktifkan Usai Jawaban Benar Disalahkan

Video rekaman babak final menyebar luas sejak Senin, 11 Mei 2026. Warganet menyoroti dua hal utama. Pertama, inkonsistensi juri yang memberi nilai berbeda untuk jawaban yang sama. Kedua, respons MC Shindy Lutfiana yang menyebut, “mungkin itu hanya perasaan adik-adik saja” — kalimat yang langsung menuai kecaman luas.

Tekanan publik bergerak cepat. Kurang dari 72 jam, MPR RI merespons secara resmi.

Reaksi & Dampak Lanjutan: Juri dan MC LCC Empat Pilar Kalbar 2026 Resmi Dinonaktifkan

MPR Guncang Publik, Juri dan MC LCC Empat Pilar Kalbar 2026 Dinonaktifkan Usai Jawaban Benar Disalahkan

Pada Selasa, 12 Mei 2026, Sekretariat Jenderal MPR RI merilis pernyataan resmi melalui akun Instagram @mprgoid.

“MPR RI melalui Sekretariat Jenderal MPR RI menyampaikan permohonan maaf atas kelalaian dewan juri yang menyebabkan polemik terkait pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI di Provinsi Kalimantan Barat.” — MPR RI, Pernyataan Resmi Instagram @mprgoid, 12 Mei 2026

MPR juga mengumumkan penonaktifan dewan juri dan MC, serta berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh. Evaluasi mencakup mekanisme penilaian, sistem verifikasi jawaban, hingga tata kelola keberatan peserta.

Sementara itu, MC Shindy Lutfiana menyampaikan permintaan maaf secara pribadi melalui akun Instagramnya.

“Dengan segala kerendahan hati, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas semua ucapan saya, terutama yaitu ‘mungkin itu hanya perasaan adik-adik saja’ yang seharusnya tidak patut saya sampaikan.” — Shindy Lutfiana, MC LCC Empat Pilar Kalbar 2026

Kritik juga datang dari Senayan. Wakil Ketua DPR sekaligus anggota MPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, menegur langsung proses rekrutmen juri.

“Evaluasi di kesetjenan MPR, ngangkat juri ya masa jawaban sama nilainya beda.” — Cucun Ahmad Syamsurijal, Wakil Ketua DPR RI, 12 Mei 2026

Anggota MPR RI Hetifah Sjaifudian bahkan mendorong agar final LCC Empat Pilar tingkat Kalbar digelar ulang demi menjamin keadilan bagi para peserta.


Baca Juga 6678 Personel Disiagakan, Segini Ketatnya Penjagaan Demo Buruh di DPR


Insiden ini menjadi pengingat keras bahwa kejujuran dan konsistensi dalam penilaian adalah fondasi utama setiap kompetisi yang menyentuh generasi muda. Publik kini menunggu langkah konkret Sekjen MPR RI Siti Fauziah dalam penelusuran internal yang sedang berjalan.

Untuk memahami lebih lanjut tentang regulasi BPK yang menjadi inti pertanyaan dalam lomba ini, dapat merujuk pada Undang-Undang No. 15 Tahun 2006 tentang BPK di situs resmi DPR RI dan laman resmi MPR RI.


Narapidana Kasus Korupsi Terciduk Beli Kopi, Publik Pertanyakan Status Hukum dan Sistem Pengawasan

Narapidana Kasus Korupsi

smartphone360 – Sebuah video yang memperlihatkan seorang narapidana kasus korupsi sedang membeli kopi di sebuah warung “Kopi Supriadi” kembali memicu perdebatan publik. Rekaman tersebut viral di media sosial dan menimbulkan pertanyaan besar terkait status hukum, pengawasan, serta mekanisme aktivitas luar lembaga pemasyarakatan.

Hingga saat ini, identitas narapidana dalam video tersebut belum diungkap secara resmi oleh pihak berwenang, begitu juga detail perkara korupsi yang menjeratnya. Namun demikian, peristiwa ini tetap menjadi sorotan karena menyangkut isu sensitif: narapidana kasus korupsi yang terekam berada di ruang publik.

Kronologi Viral dari Warung Kopi ke Linimasa Nasional

Narapidana Kasus Korupsi

Video berdurasi singkat itu pertama kali muncul di media sosial dan memperlihatkan seorang pria yang disebut sebagai narapidana tengah berada di area warung kopi. Dalam rekaman tersebut terlihat:

  • pria tersebut berada di luar area tertutup lembaga pemasyarakatan
  • sedang melakukan transaksi pembelian minuman kopi
  • didampingi oleh seseorang yang diduga petugas pengawal
  • suasana warung terlihat normal tanpa pengamanan besar

Tidak lama setelah diunggah, video itu menyebar luas ke berbagai platform dan menjadi bahan diskusi publik. Sebagian warganet mempertanyakan keabsahan keberadaan narapidana di luar lapas, sementara sebagian lainnya menduga kejadian tersebut merupakan bagian dari kegiatan resmi yang dilengkapi izin tertentu.

Status Hukum: Narapidana Kasus Korupsi, Tapi Konteks Belum Jelas

Informasi awal menyebutkan bahwa sosok dalam video merupakan narapidana kasus tindak pidana korupsi yang telah berstatus inkrah (berkekuatan hukum tetap). Namun hingga saat ini:

  • belum ada konfirmasi identitas resmi
  • belum dijelaskan kasus korupsi yang menjeratnya
  • belum ada keterangan tujuan keberadaan di lokasi
  • belum ada penjelasan status pengawalan

Dalam sistem hukum Indonesia, narapidana memang berada di bawah pengawasan lembaga pemasyarakatan, namun dalam kondisi tertentu dapat menjalani aktivitas di luar lapas dengan ketentuan ketat.

Kemungkinan Mekanisme Resmi: Izin dan Pengawalan

Dalam regulasi pemasyarakatan di Indonesia, terdapat beberapa skema yang memungkinkan narapidana keluar sementara dari lapas, di antaranya:

1. Izin Luar Biasa (ILB)

Diberikan dalam kondisi tertentu seperti alasan kesehatan serius, kepentingan keluarga mendesak dan keperluan hukum tertentu.

2. Asimilasi

Program pembinaan yang memungkinkan narapidana untuk bekerja atau beraktivitas di luar lapas, tetap berada di bawah pengawasan petugas dan menjalani proses adaptasi sosial.

3. Pengawalan Khusus

Dalam beberapa kasus, narapidana tetap diawasi petugas pemasyarakatan, dibatasi ruang geraknya dan memiliki waktu dan lokasi aktivitas yang ditentukan.

Namun penting dicatat, apakah salah satu mekanisme ini berlaku dalam kasus video viral tersebut belum dapat dipastikan secara resmi.

Lokasi Kejadian: Warung Kopi Supriadi Ikut Terseret Sorotan

Warung kopi tempat kejadian, yang dikenal sebagai “Kopi Supriadi”, secara tidak langsung ikut menjadi perhatian publik setelah video viral.

Pemilik warung disebut tidak menyangka bahwa tempat usahanya akan menjadi sorotan nasional. Setelah video tersebar, lokasi tersebut ramai dibicarakan, meski tidak ada indikasi bahwa pihak warung terlibat dalam aktivitas apa pun selain melayani pelanggan seperti biasa.

Fenomena ini menunjukkan bagaimana satu video pendek dapat mengangkat sebuah lokasi biasa menjadi pusat perhatian publik dalam waktu singkat.

Reaksi Publik: Sorotan Tajam pada Sistem Pemasyarakatan

Kasus ini kembali memunculkan diskusi luas mengenai sistem pengawasan narapidana, khususnya untuk kasus korupsi yang termasuk kejahatan luar biasa (extraordinary crime). Isu yang ramai diperbincangkan publik antara lain:

  • apakah pengawasan narapidana sudah cukup ketat?
  • bagaimana prosedur keluar lapas dilakukan?
  • transparansi izin aktivitas luar
  • potensi penyalahgunaan fasilitas pemasyarakatan
  • kepercayaan publik terhadap penegakan hukum

Sebagian masyarakat menilai bahwa kasus korupsi seharusnya mendapatkan pengawasan lebih ketat dibandingkan tindak pidana umum lainnya.

Dalam sistem pemasyarakatan, narapidana tidak sepenuhnya “terputus” dari aktivitas sosial. Namun setiap pergerakan mereka di luar lapas harus memenuhi prinsip legalitas (izin resmi), pengawasan ketat, tujuan pembinaan serta akuntabilitas administrasi Jika salah satu unsur tidak terpenuhi, maka dapat menimbulkan pertanyaan publik dan evaluasi dari instansi terkait.

Belum Ada Klarifikasi Resmi

Hingga laporan ini disusun, belum ada pernyataan resmi yang menjelaskan secara detail:

  • siapa narapidana dalam video tersebut?
  • apa tujuan keberadaannya di lokasi?
  • apakah sedang menjalani program asimilasi atau izin tertentu?
  • apakah ada pelanggaran prosedur?

Ketiadaan klarifikasi ini membuat publik hanya bisa berspekulasi berdasarkan potongan video yang beredar. Fenomena ini menunjukkan bagaimana video pendek dapat dengan cepat membentuk opini publik tanpa konteks lengkap. Dalam banyak kasus digital, hal yang perlu diperhatikan adalah :

  • video tidak selalu menunjukkan keseluruhan kejadian
  • konteks waktu dan izin sering tidak terlihat
  • persepsi publik dapat terbentuk dalam hitungan jam
  • klarifikasi resmi sering datang terlambat dibanding viralitas

Viralnya narapidana kasus korupsi yang terekam membeli kopi di warung “Kopi Supriadi” telah memicu perdebatan luas di masyarakat. Meski demikian, hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai konteks kejadian tersebut, termasuk status kegiatan yang dilakukan.

Publik kini menunggu klarifikasi dari pihak berwenang agar peristiwa ini dapat dipahami secara utuh, transparan, dan tidak berkembang menjadi spekulasi yang tidak berdasar.